Tahap Kualifikasi Dalam Tender Proyek

Posted by Taufick Max Saturday, June 15, 2013 0 comments
Share on :

Tahap Kualifikasi Dalam Tender Proyek

Tahap Kualifikasi Dalam Tender Proyek- Kontraktor dan konsultan peserta tender harus melewati beberapa tahap hingga akhirnya dapat memenangkan tender. Tahapan Pertama yaitu Tahapan Kualifikasi.

Dalam penyeleksian kontraktor dan konsultan, panitian tender menggunakan dua metode untuk melakukan kualifikasi, yaitu Pra-kualifikasi dan Pasca-Kualifikasi. Kedua metode tersebut sama-sama merupakan proses penilaian kompetensi dan kemampuan usaha serta pemenuhan persyaratan tertentu lainnya dari kontraktor atau konsultan yang mengukuti tender.

Namun, yang membedakan adalah pada waktu penyerahan persyaratn. Pra-kualifikasi diserahkan sebelum masuk kepada penawaran, sedangkan pasca-kualifikasi diserahkan setelah masuk kepada penawaran.

Ketentuan Pra-Kualifikasi dan pasca-kualifikasi ditentukan oleh tingkat pekerjaannya. jika tingkat pekerjaannya kompleks atau rumit maka digunakan metode pra-kualifikasi, tetapi jika pekerjaannya tidak kompleks atau mudah maka digunakan metode Pasca-kualifikasi.

Selain itu, Proses pra-kualifikasi juga digunakan untuk pelelangan yang menggunakan metode penunjukan langsung, pelelangan terbatas, dan pemilihan langsung.

Proses penilaian kompetensi bagi kontraktor dan konsultan untuk pengadaan barang , jasa pemborong, dan jasa lainnya.

Pra-Kualifikasi Tender Proyek

Proses pra-kualifikasi secara umum meliputi pengumuman prakualifikasi ( Pengumuman lelang), pendaftaran dan pengambilan dokumen pra-kualifikasi, pemasukan dokumen pra-kualifikasi, penilaian pra-kualifikasi, penetapan calon kontraktir dan konsultan yang lulus pra-kualifikasi, dan pengumuman hasil pra-kualifikasi.

Dalam proses pra-kualifikasi ini ada dua tahap yang harus diikuti oleh kontraktor atau konsultan peserta tender. tahapan pertama prosesnya yaitu Undangan pemasukan penawaran, Undangan Seleksi Umum, Pengambilan dokumen seleksi, Penjelasan lelang, Berita acara penjelasan, Pemasukan dokumen penawaran, penetapan pemasukan dokumen penawaran, Penutupan Pemasukan dokumen penawaran, pembukaan penawaran, Penunjukan pemenang seleksi, Sanggahan ( Jika ada sanggahan maka akan dilakukan seleksi ulang dimulai ulang dari Pemasukan Dokumen Penawaran), Selanjutnya penetapan pemenang, Kontrak, Pelaksanaan pekerjaan, dan yang terakhir adalah Berita acara penyerahan pekerjaan.

Pasca Kualifikasi

Proses pasca-kualifikasi secara umum meliputi pemasukan dokumen penilaian atau kualifikasi secara bersamaan dengan dokumen penawaran.

Alur pasca-kualifikasi

1. Pengumuman Lelang
2. Pendaftaran & Pengambilan Dokumen
3. Rapat penjelasan ( Aabwijzing)
4 Berita acara penjelasan
5. Penutupan pemasukan penawaran
6. Pembukaan penawaran
7. Evaluasi penawaran
8. Penunjukan pemenang lelang
9. Ada Keberatan ( Jika Ya )
10 Mengajukan sanggahan 1
11. sanggahan diterima
12. Kualifikasi Ulang ( Balik lagi ke Poin 4)
13. Jika Keberatan ( Poin 9 ) tidak diterima.
14. Penetapan Pemenang
15. Kontrak
16. Pelaksanaan Pekerjaan
17. Berita Acara serah terima pekerjaan.

Baca Juga Informasi tentang Tender Proyek Konstruksi




  • Cara Membuat Proposal Proyek 2
  • Hubungan antara Owner, Kontraktor, dan Konsultan
  • Paket Lelang Pengadaan Barang dan Jasa
  • Strategi Mempercepat Jadwal Proyek Konstruksi
  • Apa Itu Dinding Diaphragma ?
  • Apa Itu King Post ?
  • Apa Itu Lumpur Bentonite ?
  • Bentuk Kontrak Konsultan Manajemen Proyek
  • Bidang Keahlian Konsultan Manajemen Proyek
  • Cara Membuat Proposal Proyek
  • Cara Pembuatan Basement
  • Cara Pengadaan Konsultan
  • Cara Penyusunan Kontrak Proyek
  • Definisi Lingkup Proyek Manajemen Konfigurasi
  • Definisi dan Contoh WBS SRK Proyek
  • Desain Engineering
  • Dokumen Kontrak dan Paket Lelang
  • Ekspedisi Transportasi Koordinasi Proyek
  • Etika dan Peraturan Tender Proyek
  • Faktor Keruntuhan Dinding Galian Tanah
  • Fungsi Manajemen dalam perusahan Konstruksi
  • Hubungan antara Engineering, Pengadaan, dan Konstruksi
  • Jasa Kontruksi dalam Kegiatan Proyek
  • Jasa dan Lingkup Kerja Kontraktor
  • Jenis Kontrak Hasil Penunjukan Langsung
  • Jenis Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa
  • Jenis Pekerjaan Konsultan Manajemen Konstruksi
  • Kemampuan Manajemen Dalam Perusahan
  • Kepenyeliaan, Perencanaan, dan Koordinasi dalam Proyek
  • Kerangka Acuan Kerja TOR
  • Kerja Sama BOT BUILD Operate Transfer
  • Keselamatan Kerja Konstruksi
  • Klarifikasi Akhir Tanda Tangan Kontrak
  • Konsultan Manajeman Proyek
  • Kriteria Seleksi Peserta Lelang Tender Proyek
  • Lingkup Kegiatan Desain Konstruksi
  • MANAJEMEN PROYEK : Total Quality Control
  • Manajemen Penjadwalan dan Pengendalian biaya dalam proyek Konstruksi
  • Memantau Proses Produksi Manufaktur
  • Membuat Histogram Tenaga Kerja
  • Memilih Jenis Kontrak Proyek Konstruksi
  • Menerima, Meneliti, dan Mengkaji Proposal
  • Metode Konstruksi : Retaining Wall
  • PT. Hutama Karya pada Proyek Jalan Tol
  • PT.Waskita Karya Pelaksana Proyek Tol Bali
  • Paket Leleng Tender Konsultan Proyek
  • Panitia Tender Proyek Konstruksi
  • Pekerja Langsung versus Subkontraktor
  • Pelaksanaan Desain Engineering
  • Pelaksanaan Proyek Sistem De-watering
  • Pemilihan Peserta Tender Proyek Konstruksi
  • Pengadaan Material dan Subkontraktor
  • Pengelolaan Alat-Alat Konstruksi
  • Pengenalan Form Work pada Proyek Konstruksi
  • Pengenalan Jumping Form
  • Pengenalan Proyek Konstruksi
  • Pengenalan Slip Form
  • Pengertian Fungsi Manajemen Proyek Kontruksi
  • Pengertian Tender Proyek Konstruksi
  • Pengertian atau Defenisi Manajemen
  • Penggunaan Form Work Khusus
  • Penggunaan Pondasi Barrette Pile
  • Peranan Pemilik dan Jenis Kontrak
  • Peranan dan Kerjasama para Pesera proyek
  • Peranan dan Tugas Pemilik Proyek
  • Peraturan Usaha Jasa Konstruksi
  • Perencanaan Sumber Daya Manusia Proyek
  • Perhitungan Kekuatan Untuk Form Work
  • Perkiraan Tenaga Kerja Periode Puncak
  • Perkiraan Biaya Proyek
  • Persyaratan Mengikuti Tender Proyek Konstruksi
  • Pola Kerja Dinding Diaphragma
  • Produk Kerja Antara dan Akhir
  • Produktivitas Tenaga Kerja dalam Proyek
  • Profil Produktivitas Tenaga Kerja Proyek
  • Proses Pelaksanaan Tender Proyek
  • Proses Pemilihan Kontraktor Proyek
  • Proses Seleksi dan Pembentukan Kontrak Proyek
  • Proyek Underpass Simpang Dewa Ruci Bali.
  • Quality Control Pekerjaan Jalan
  • Rancangan Kontrak Proyek Konstruksi
  • Rencana Anggaran Biaya dan Program Kerja
  • Siapa Saja yang bisa Ikut Tender ?
  • Sistem Pembangunan Konvensional/Down-up
  • Sistem Pembangunan Modern/ Top And Down
  • Sorotan Khusus Kontrak Proyek Konstruksi
  • Strategi Manajemen dalam Perusahan Konstruksi
  • Subkontraktor Dalam Proyek Konstruksi
  • Teknologi Form Work
  • Tenaga Kerja Langsung dan Borongan
  • Tingkatan Manajemen dalam Perusahan
  • Tujuan dan Fungsi Peserta Proyek
  • - See more at: http://kampus-sipil.blogspot.com/p/blog-page_27.html#sthash.BVSFOKO5.dpuf
    1. Tujuan dan Fungsi Peserta Proyek
    2. Tingkatan  Manajemen Dalam Perusahan
    3. Proses Seleksi dan Pembentukan Kontrak
    4. Proses Pemilihan Kontraktor Proyek
    5. Proses Pelaksanaan Tender Proyek
    6. Persyaratan Mengikuti Tender
    7. Peranan Pemilik dan Jenis Kontrak
    8. Peranan dan Kerja Sama para Peserta Tender
    9. Pengertian Tender Proyek Konstruksi
    10. Pemilihan Peserta Tender Proyek Kontruksi
    11. Kriteria Seleksi Peserta Lelang Tender Proyek
    12. Dokumen Kontrak dan Paket Lelang
    13. Cara Penyusunan Kontrak Proyek
    14. Etika dan Peraturan Tender Proyek
    15. Paket Lelang Pengadaan Barang dan Jasa
    16. Rencana Kerja Panitia Proyek


    TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
    Judul: Tahap Kualifikasi Dalam Tender Proyek
    Ditulis oleh Taufick Max
    Rating Blog 5 dari 5
    Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.kampus-sipil.com/2013/06/tahap-kualifikasi-dalam-tender-proyek.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.
    Share on :

    0 comments:

    Post a Comment

    MOHON MASUKAN DAN PENDAPAT ANDA TENTANG ARTIKEL DI ATAS JIKA DALAM TULISAN ADA YANG SALAH MOHON SARAN DAN KRITIKANNYA DALAM RANGKA PENYEMPURNAAN ILMU TEKNIK SIPIL SAYA

    Materi Populer